Tahun berikutnya kami mengikuti adiwiyata tingkat propinsi, seperti biasanya, menyiapkan administrasi yang seabreg, mendampingi anak anak faham atas tugasnya masing masing di pokja, melakukan aksi, dan kami dinyatakan tidak lolos administrasi, waktu itu agak kecewa karena ada mis komunikasi, saya sampaikan ke teman teman kita adiwiyata akhirat aja, nggak ribet dan bercapek ria, sekolah swasta ae lo, sing penting minta ridhone pengeran tetap menjaga dan melestarikan lingkungan, lumayan lama sekitar 3 tahun kita tidak mengikuti adiwiyata propinsi, di rayu rayu DLH untuk semangat adiwiyata propinsi akhirnya luluh juga, ya wes ..diniati ngaulo nang pengeran, setelah menyiapkan administrasinya dengan menyocokkan dokumen foto foto yang saya simpen di album FB, akhirnya kami dapat penghargaan adiwiyata propinsi ditahun 2019.
Semakin naik tingkat adiwiyata semakin banyak administrasinya, nilai minimalnyapun semakin naik, otomatis tugas guru untuk menyiapkannya butuh waktu dan tenaga, saya sampaikan ke forum rapat, apakah mau naik kelas ke adiwiyata nasional?? Teman teman menjawab lanjut, oke..karena kesepakatan maka kita bergerak bareng, walaupun kami fahami semakin kesini gaya dan pola hidup anak anak murid semakin berat, terutama menanggulangi sampah plastik. Inovasi yang harus terus dikembangkan, ngadepi administrasi yang seabreg menjadi makanan sehari hari, menyiapkan anak anak pokja sakpenggawean dewe, aksi lingkungan di luar, RPP 90 % yang terintegrasi dengan lingkungan, pokok e kalau nggak diniati ibadah, berat apalagi madrasah swasta, Hr guru semampunya yayasan, sarana mikir sendiri, alhamdulillah mendapatkan adiwiyata nasional di tahun 2021
Seperti biasa dalam rapat saya sampaikan, apa dilanjut untuk naik kelas ke adiwiyata mandiri, tambah abot lho ya,harus punya minimal 2 binaan yang mendapatkan penghargaan adiwiyata, kata teman teman ikut bu ika yang paling repot bina pasti bu ika, kami nyiapkan RPP dan pendampingan ke pokja pokja. Bismillah ikutlah kita adiwiyata mandiri, asline ambek ‘ane masih senin kamis
Bersama tim, Mulai nopember 2021 setelah mendapat penghargaan adiwiyata nasional, kami bina 3 madrasah untuk administrasi adiwiyata mandiri, asline setiap tahun al hikam sdh mendampingi madrasah lolos adiwiyata kabupaten sekitar 12 madrasah, kami ngambil 3 madrasah, selama bina ke madrasah madrasah apa ada SPPDnya?? Yg jelas nggak ada langsung stempelnya dari malaikat roqib, he he he
Administrasinya yang seulaika menjadi ramutan sendiri, karena jumpah guru nggak banyak rombel kami ada 6, otomatis teman teman sdh pada sibuk nggak tega ngasih tugas lagi, Maka yang menghendel administrasi madrasah binaan lengkap laporannya adalah saya.
Mulai januari 2023 laporan kegiatan pembinaan 3 madrasah sdh saya buatkan dan dirapikan mbak rany, nggak ada yang di contoh terkait bagaimana pelaporannya, karena kab. Jombang beberapa tahun terakhir nggak dapat penghargaan adiwiyata mandiri, segitu sulitnya ya..pokok’e jiwa raga horeg kabeh rasane, semua biaya mandiri tidak ada yang ditukarkan ke bendahara madrasah, tukar ke bendahara pakai uang apa?????? sekalian sedekah ke teman teman tim, makan bareng dan sedekah bensin.
Mendampingi madrasah sampai lolos adiwiyata kabupaten dan ada yang lolos adiwiyata propinsi, merupakan kepuasan tersendiri bisa berbagi ilmu, membersamai siswa siswi merawat bumi .
Menyiapkan perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan serta 6 aspek PRLH diantaranya, kebersihan, pengolahan sampah, menanam, konservasi energi, konserfasi air dan inovasi yang harus kami siapkan baik administrasi maupun aksinya.
Bulan juli kami mengirimkan administrasi adiwiyata mandiri, kalau bukan karena guru guru hebat kami tidak bisa hingga kepuncak ini, terutama mbak Ranyz Razu, yang luar biasa membersamai Al Hikam dari adiwiyata propinsi dan sabtu kemarin kami dinyatakan lolos administrasi dan hari rabonya kami di verifikasi, bagaimana hasilnya????ya nggak tau.. kalau nggak lolos? Ya biasa saja… nggak ngersulo.. saya sdh pernah gagal di awal, dan sudah pernah ngersulo..ha ha ha
Jika tidak mendapatkan penghargaan dari manusia, semoga mendapatkan ridhoNya dan dicatat sebagai amal baik oleh malaikat roqib sebagai tabungan kita di akhirat nanti karena sudah menjaga alam semesta ini. Penghargaan menurut kami adalah bonus, tetapi menumbuhkan karakter budaya lingkungan ke anak didik, masyarakat sekitar itu adalah tujuan utamanya
Terimakasih anak anakku..kalian yang akan menjutkan perjuangan kami dalam menjaga dan merawat bumi ini.
Terimakasih bapak ibu guru atas semua dedikasinya, terus istiqomah ya.. membersamai anak anak kita yang akan meneruskan perjuangan kita.
Ada teman guru yang tanya, jika kita nggak lolos adiwiyata mandiri gimana bu? apakah tahun depan kita ikut lagi?, saya balik tanya la gimana enaknya...?jawabnya, nggak usah bu...ini setelah nyiapin adiwiyata mandiri langsung nyiapin akreditasi MA, tahun depan akreditasi MTs, belum lagi nyiapin moduł ajar, modul projek profil pelajar, nyiapin PKKM, jawabannya panjang kali lebar, sambil yengir saya jawab, yaaaaaa kita adiwiyata akhirat saja....
::Salam sehat dari Madrasah Al Hikam Jombang.